Petugas saat mengevakuasi korban
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Seorang wanita inisial LR (35) mengalami kecelakaan tertemper kereta api di perlintasan Gubeng Jaya 2, Jalan Nias Jumat (24/1/2025).
Diduga, kecelakaan ini terjadi akibat petugas penjaga perlintasan yang bekerja atas swadaya masyarakat, Supratman (70) terlambat menutup palang pintu.
BACA JUGA:
- Libur Panjang Iduladha, KAI Catat Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang
- KAI Layani 1,4 Juta Penumpang saat Libur Panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026
- Truk Sembako Terguling di Bundaran Dolog Surabaya, Sopir dan Kernet Luka
- Hari Terakhir Libur Panjang, KAI Daop 8 Surabaya Layani 44 Ribu Penumpang
Supratman pun mengakui kesalahannya.
“Saya akui lalai, Pak. Kereta sudah dekat, sekitar 20 meter lagi sampai stasiun, saya baru mau menutup palang pintu," ujarnya kepada polisi.
Kecepatan berkendara LR dan terlambatnya pintu perlintasan ditutup adalah faktor utama kecelakaan ini.
Beruntung, LR selamat dari maut. Meskipun mengalami luka cukup parah di kaki dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Wakapolsek Gubeng, AKP Djoko Soesanto, menjelaskan bahwa perlintasan tersebut merupakan swadaya masyarakat dan bukan milik PT KAI Daop 8 Surabaya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




