KH Asep Saifudin Chalim memberikan sambutan saat menghadiri kampanye paslon Mubarok.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Paslon Bupati-Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Al Barra dan dr. Muhammad Rizal Octavian (Mubarok) gencar melakukan kampanye simpatik untuk menyosialiasikan visi-misinya.
Visi dan misi Mubarok yaitu mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur. Untuk mewujudkannya, paslon Mubarok sudah mencanangkan sejumlah program, salah satunya adalah memindahkan pusat pemerintahan Pemkab Mojokerto yang saat ini berada di wilayah Kota Mojokerto ke dalam wilayah kabupaten.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Bukan Cuma Senam Bersama, Rangkaian Hari Jadi Mojokerto ke-733 Diwarnai dengan Santunan-Makan Gratis
- PAD Mojokerto Lampaui Target, Gus Barra: Berkat Kerja Sama Antarpihak
- Kiai Asep Targetkan Ketua DPRD, Saan Mustopa Nasdem Terkesan Relawan Gus Bara-Gus Habib Capai 27.000
Gus Barra -sapaan Muhammad Al Barra- menyampaikan bahwa sebelas tahun yang lalu, Kemendagri sudah pernah memerintahkan Pemkab Mojokerto untuk segera memindahkan pusat pemerintahan ke wilayah Kabupaten Mojokerto.
Sebab, berdasarkan kajian, pemindahan pusat pemerintahan dapat membawa banyak dampak positif berupa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
"Di antaranya, pertama peningkatan pertumbuhan perekonomian akan makin membaik. Kedua, akan banyak investor yang masuk untuk mengembangkan bisnis usahanya. Termasuk, bermunculnya UMKM dan IKM di sekitar area pusat pemerintahan yang baru. Ketiga, memberikan peluang tenaga kerja. Keempat, meningkatkan PAD atau pendapatan asli daerah, serta masih banyak lagi berbagai dampak positif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto," jelas Gus Barra.
Menurut Gus Barra, perpindahan pusat pemerintahan juga akan berdampak di bidang ekonomi. Antara lain, adanya peningkatan pendapatan per kapita dan bertambahnya kesempatan kerja.
"Sehingga, tak hanya bagus bagi pemerintah kabupaten saja, tetapi juga bagus bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto," katanya.
Ia menyontohkan ribuan ASN Pemkab Mojokerto yang selama ini lebih memilih belanja di wilayah Kota Mojokerto.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




