Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono, menjadi Inspektur Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-96 bertema 'Maju Bersama, Indonesia Raya' di Gedung Negara Grahadi, Senin (28/10/2024). Upacara Peringatan Sumpah Pemuda kali ini dihadiri sekitar 1.623 undangan, baik dari jajaran Forkopimda Jatim, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim, serta 1.000 undangan masyarakat umum.
Adhy mengatakan, peringatan kali ini mengingatkan masyarakat untuk terus bersatu meski dari berbagai macam keberagaman. Hal tersebut dianggap penting untuk bersama-sama melakukan berbagai macam langkah mengembangkan potensi pemuda melalui aktivitas yang mendorong perkembangan kreativitas, dan inovasi pemuda Indonesia dengan berbagai cara yang dapat dilakukan untuk pembangunan.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
"Salam Pemuda Maju. Marilah kita bersama-sama membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pemuda Indonesia untuk berpartisipasi dalam seluruh dimensi pembangunan Indonesia sesuai dengan kompetensi dan passion masing-masing," ujarnya.
Menurut dia, pemuda Indonesia masih membutuhkan layanan pemberdayaan untuk membangun potensi yang masih terpendam hingga potensi tersebut menjadi kekuatan dalam kepemimpinan, kepeloporan dan kewirausahaan. Sebab, pemuda adalah pemilik masa depan.
Adhy menyebut, berdasarkan data Susenas Maret 2023, sekitar 21,09 persen penduduk Jawa Timur merupakan penduduk berusia 16-30 tahun. Artinya, lebih dari seperlima penduduk Jawa Timur merupakan pemuda.
“Jumlah ini menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki sumber daya pemuda yang cukup besar," katanya.

Hal itu, lanjut Adhy, akan sangat berarti jika diiringi dengan kualitas pemuda yang mumpuni. Oleh sebab itu, karena pembangunan SDM di kalangan pemuda merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai calon pemimpin di masa mendatang dan sebagai aktor intelektual penggerak pembangunan.
"Peran dan fungsi pemuda menjadi perhatian pemerintah untuk mengembangkan segenap potensi yang ada melalui penyadaran, pemberdayaan, pengembangan kepemudaan di berbagai bidang, sebagai bagian dari pembangunan nasional," sebutnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




