"Saya sudah melaporkan secara resmi. Semoga pelakunya dan motifnya segera ditemukan. Kami masih was-was akibat kejadian ini," kata Ucok, Senin (23/9/2024).
Ia memilih untuk tidak masuk kerja selama dua hari karena ketakutan akan terjadi hal serupa yang saat dirinya berada di luar rumah.
BACA JUGA:Lantik 57 Pejabat Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Tak Capai Target Enam Bulan, Silakan Mundur
"Sedih saya, karena masalah ini saya tidak masuk kerja, dipotong gaji saya, dua hari. (Korban) sudah divisum, puji Tuhan lukanya sudah berangsur membaik," tambah dia.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gubeng, AKP Sutrisno mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan atap yang tertembus peluru tersebut.










