Awalnya, warga sekitar mengira wanita tersebut merupakan korban kecelakaan.
“Jadi setelah wanita itu jatuh kita sempat mengejar dan memberhentikan truk dan ternyata bukan karena tabrakan. Jadi wanita itu setelah diselamatkan warga ke tepian jalan mengaku, bahwa dia korban jambret,” tambah Kadir.
Dengan adanya peristiwa itu, BANGSAONLINE.com mencoba mendatangi korban di rumah. IS menceritakan, saat itu dirinya sedang menjemput anaknya pulang sekolah, namun di tengah perjalanan, ternyata dirinya merupakan korban jambret.
“Jadi saat saya di pertigaan Jl . Undaan Wetan depan pabrik coklat tiba tiba, dari arah belakang kanan ada pria sendirian yang menarik paksa handphone yang ada di saku celana saya. Saya teriak maling maling sambil mengejarnya, dan sekitran jarak 200 meter di depan saya truk sehingga saya menghindar dan menabrak menabrak trotoar kanan jalan,” cerita korban.










