Guna mengoptimalkan penggunaan TIK untuk menunjang Program Smart City, Pemerintah Pusat juga telah mengatur sejumlah upaya, seperti yang disampaikan Eddy Satria dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).
Upaya-upaya tersebut di antaranya: melanjutkan program eksisting, menyiapkan terobosan penyediaan infrastruktur serta adopsi teknologi, menghidupkan kembali pemanfaatan fiber optik yang sudah terpasang, dan membangun ekosistem digital yang kondusif.
Sementara itu, menanggapi paparan dari pemerintah pusat, Kepala Diskominfo Kota Kediri, Apip Permana, menyampaikan bahwa Smart City merupakan suatu action atau kegiatan yang kemberikan manfaat bagi masyarakat dengan cara-cara yang lebih efisien, murah, mudah, dan cepat, yang mana pemanfaatan IT digunakan sebagai sarana pendukung Smart City.
“Bukan berarti Smart City IT yang ditonjolkan. Seperti tadi yang disampaikan dalam paparan bahwa IT hanya sebagai tools atau sarana pendukung bukan dari substansi kota cerdas. Namun masyarakat saat ini memahami bahwa definisi smart city identik dengan IT teknologi,” paparnya.










