"Semua diaksanakan berdasarkan regulasi internal, termasuk Golkar dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2024," terang Wakil Ketua DPRD Gresik ini.
Dikatakan Anha, sapaan akrabnya, Golkar Gresik telah membangun koalisi dengan Gerindra menghadapi Pilkada Gresik 2024.
"Golkar dengan 6 kursi dan Gerindra dengan 10 kursi atau 32 persen sudah sangat cukup mengusung pasangan calon (paslon) bacabup dan bacawabup sendiri. Namun, Golkar dan Gerindra tetap membangun komunikasi dan koalisi dengan parpol lain," terangnya.
Saat ini, Golkar telah menyiapkan kandidat bakal calon wakil bupati untuk mendampingi Bacabup Alif maju pada Pilkada Gresik 2024.










