Menurut dia, melalui acara ini para pemuda lintas agama diajak mengambil suatu sikap untuk mendukung program pemerintah yakni Pilkada serentak sekaligus bersepakat untuk menolak hal-hal yang ujaran kebencian seperti hoax.
"Kita mencoba mulai dari kepemudaannya dulu, jangan sampai nanti pemudanya ya gegeran, masalah ini lah akhirnya kita ambil sikap kegiatan ini menolak hal-hal yang kira-kira berbau hoax menjelang Pilkada," ujarnya.
Basyaruddin juga berharap pada pelaksanaan pesta demokrasi November mendatang bisa berjalan lancar, serta dapat mendukung kegiatan tersebut sesuai dengan masing-masing profesi.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Kediri, H.M.Salim, mengatakan jika melalui acara ini diharapkan para pemuda nantinya agar bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang berjiwa besar seperti menghargai yang kecil, dan menghormati yang besar untuk mempertahankan NKRI.










