Marak Serangan Siber, ITS Nabu Beri Pelatihan Keamanan Siber untuk Pusdatin Kemensos

Dosen Departemen Teknik Informatika itu menilai bahwa pelatihan keamanan siber sangat diperlukan, mengingat serangan siber masih sering terjadi, khususnya di lingkup kementerian yang membuat objek vital pemerintah menjadi rentan.

“Banyak serangan yang menarget institusi akademik dan kementerian. Kita ingin praktisi bisa lebih aware dan siap (menghadapinya),” kata Baskoro.

Dalam pelatihan tersebut, terdapat empat tes yang diujikan, di antaranya digital forensik test, incident handling test, penetration testing, dan malware analysis test.

Menurut Basroko, tujuan digital forensik test untuk menguji pemahaman partisipan terhadap cara menganalisis tipe file. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi magic value yang ada dalam format file tersebut.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: