"Ada dua dusun yang tidak menerima undangan dan pemberitahuan kalau pada tanggal 14 Februari ada pencoblosan. Kalo laporan sudah. Laporan pertama saya lakukan kemarin pada hari Minggu, katanya mau ditindaklanjuti pleno 2 hari, ternyata kita tidak memperoleh jawaban," tuturnya sambil menjunjukkan sejumlah bukti.
Namun, diskusi yang berjalan panas tersebut tak membuahkan hasil. Sebab, massa tak puas dengan keputusan Sukma yang meminta waktu untuk menindaklanjuti temuan dugaan kecurangan pemilu di Palengaan.
Informasi yang dihimpun, Ketua Bawaslu Pamekasan Sukma Umbara bahkan sampai menggebrak meja saat diskusi dengan perwakilan massa.
Dikonfirmsi terkait sikap ketua bawaslu yang menggebrak meja, Heru Budhi menyayangkan tindakan tersebut.










