Setelah itu, SA berangkat kerja pukul 10.00 WIB, sehingga RSH hanya bersama RS. Setelah keadaan sepi, SA membangunkan RSH tapi tidak ada respons dan terlihat dalam kondisi lemas.
Sekitar pukul 17.15 WIB, SA dan RS langsung membawa RSH ke RSI Jemursari, dan saat tiba di IGD dinyatakan oleh dokter sudah meninggal dunia.
BACA JUGA:Lantik 57 Pejabat Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi: Tak Capai Target Enam Bulan, Silakan Mundur
Kejadian itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono.
“Meninggalnya korban kemudian disampaikan kepada SZ (anak ke-1) pasangan SF dan SA. Dan SZ lalu menghubungi SA ayahnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/2/2023).










