"Silaturahmi dan deklarasi damai ini digelar sebagai respons beberapa insiden yang terjadi dan melibatkan antar perguruan silat di sejumlah daerah. Sehingga, dibutuhkan komitmen bersama antar pimpinan perguruan silat, untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Mojokerto Raya, ucap Daniel.
"Saya Kapolres Mojokerto Kota mengajak seluruh perguruan silat yang berada di wilayah Mojolerto Raya untuk bersatu, agar tidak gampang tersulut emosi, dan dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif," ujar Daniel.
Menurutnya, pencak silat merupakan olahraga bela diri, bukan untuk perkelahian dan berbuat onar yang meresahkan masyarakat.
"Budaya pencak silat tidak untuk perkelahian, karena sudah ditanamkan ilmu padi, semakin tinggi ilmu semakin merunduk. Di mana semakin berilmu semakin merunduk, jadi harusnya tidak mudah tersulut emosi," tambahnya.










