Ditemui BANGSAONLINE.com, Mohak menceritakan awal mula dia bergelut dengan seni ukir kayu jati ini. Dengan keterbatasan fisiknya, dia pernah ikut kursus ukir di Solo sekitar 10 tahun yang lalu.
Kemudian, setelah bisa mengukir, Mohak lalu kerja di Solo di perusahaan ukir. Pada 2010 lalu, dia pulang kampung ke Kediri dan masih kerja di tempat orang.
Setelah itu, dia memutuskan untuk menetap dan tinggal di rumahnya sendiri di Desa Peh Kulon. Di rumahnya, Mohak tetapi berkarya dengan membuat ukiran sendiri.
"Alhamdulillah, sekarang saya punya karyawan 5 orang yang membantu untuk membuat ukiran," ujarnya, Kamis (7/12/2023).










