Kisah Javier, Siswa SMPN 2 Bangkalan Peraih 2 Perak di Porpov Jatim 2023

"Dari pukul 03.00 WIB (Subuh) sudah mulai bangun mempersiapkan diri untuk latihan renang, sementara teman seusianya waktu itu masih nyenyak tidur. Begitu juga di sore hari, selesai sekolah langsung ke Surabaya untuk melakukan latihan renang. Sejak SD, Javier sudah mulai privat renang di Surabaya hingga masuk di klub renang di sana (Surabaya)," paparnya.

Bakat Javier, kata Akhmad, terlihat sejak TK karena saat itu anaknya kerap meloncat ke sungai di sisi Jalan Burneh setelah sekolah. Agar kebiasaannya terlatih, ia memberangkatkan Javier untuk berenang di kolam renang.

Diharapkan, terutama bagi sekolah, harus mampu membedakan anak atlet dan anak bukan atlet. Oleh karena itu, kepala sekolah hingga jajaran harus mendukung kesuksesan di bidang atlet, dan bagi orang tua harus mendukung kelebihan anak.

"Saya pernah mimpi, Javier mampu mengharumkan nama Indonesia dan membawa medali emas di ajang internasional seperti SEA Games dan Olimpiade," pungkasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: