Demi Keselamatan Bangsa, Pengasuh Al Muhajirin Ziarah ke-78 Waliyullah Jawa-Banten

Bahkan, disaat kehadiran wartawan BANGSAONLINE.com di Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin di kampung Pasarean Bawah, Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya pada malam senin (2/4), sedang bersiap siap akan keliling ziarah ke makam waliyullah pembawa ajaran Islam pertama di Madura Barat, pada pukul 20.15 WIB.

Kata KH.Linul Qolbi Hamzah, di sepuluh hari kedua di bulan puasa, ia akan ziarah ke Makam Aeng Mata Ebu, di sana ada waliyullah dan Ratu Ibu Syarifah Ambami istri Raja Cakraningrat abad ke-16. Selepas itu melanjutkan ke Makam Agung Kyai Pragalbo di Desa Plakaran, dan dilanjutkan ke Makam Demung Plakaran yang merupakan orang tua dari Kyai Pragalbo atau Pangeran Plakaran, makamnya berada di Desa Plakaran yang tidak jauh dari Makam Agung.

Dan pada tengah malam itu, KH. Linul Qolbi Hamzah bersama santri dan masyarakat mengakhiri ziarah waliyullah ke Pangeran Musyarrif yang berada di Masjid Agung Arosbaya. Pangeran Musyarrif sendiri merupakan cicit Sunan Ampel, dan menurut sejarah adalah menantu dari Kyai Pragalbo Raja Madura Barat yang pertama kali menyebarkan islam di Madura Barat.

"Ia akan ziarah para waliyullah di lingkungan Kecamatan Arosbaya, yang membawa ajaran islam pertama ke Madura Barat pertama mulai dari Aeng Mata Ebu, Makam Agung, Demang Plakaran dan Pangeran Musyarrif," ungkapnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: