KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka mendorong masyarakat untuk menanam tanaman obat keluarga (toga) Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan mencanangkan gerakan 'Bunda Fatma Ayu' dan 'Asman Toga'.
Pencanangan inovasi yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan itu dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan, dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf, Jumat (10/3/2023).
BACA JUGA:
- Ketua TP PKK Kota Pasuruan Ajak Remaja Putri Jaga Kesehatan Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Dedikasi Tanpa Batas, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Apresiasi Dosen Selantang
- Pemkot Pasuruan Perkuat Komitmen Tangani HIV dan Tekan Angka DBD Lewat Sinergi Lintas Sektor
- Upacara Hari Ibu ke-96, Ketua GOW Kota Pasuruan Dukung Perempuan Berdaya untuk Indonesia Emas
Bunda Fatma Ayu merupakan akronim dari budi daya, pemanfaatan tanaman obat keluarga, akupresur, dan pelayanan kesehatan tradisional terpadu. Sedangkan Asman Toga adalah akronim dari asuhan mandiri tanaman obat keluarga.
Dalam sambutannya, Fatma mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia meruapakan salah satu daya tarik dunia. Antara lain, rempah-rempah dan tanaman obat.
“Nah, pagi ini Dinas Kesehatan Kota Pasuruan mengajak kita khususnya tim penggerak PKK untuk membudidayakan tanaman obat keluarga melaui program asman toga," ujarnya.

Dengan menanam tanaman obat keluarga sendiri, Fatma berharap kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat. Khususnya dalam memenuhi kebutuhan tanaman obat bagi keluarga. Mengingat, di Kota Pasuruan tidak banyak lahan kosong seperti di kabupaten.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




