Untuk itu, ia meminta agar TPAKD Tuban melakukan pembinaan terhadap implementasi program yang disusunnya. Sosialisasi dan publikasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan perlu guna meningkatkan pemahaman perihal program akses keuangan di daerah.
"Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tuban tahun 2022 menyentuh poin 8,88 persen. Hal ini wujud sinergitas semua elemen masyarakat, salah satunya antara Pemkab Tuban dan Bank Jatim. Sinergitas dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkat demi kemajuan masyarakat Kabupaten Tuban,” paparnya.
Lebih lanjut, hadirnya Agen Jatim mampu mendukung keberhasilan pelaksanaan program One Village One Product (OVOP) yang digaungkan Pemkab Tuban. “Mampu memunculkan semangat berwirausaha di masyarakat,” ungkapnya.
Geliat ekonomi berbasis rumah tangga dan UMKM kian meningkat sehingga masyarakat mandiri dengan memaksimalkan potensi desa. Keberhasilan operasional BUMDes dan BUMDesma akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa masing-masing.










