
Pepatah ‘Asam di gunung garam di laut, dalam belanga bertemu jua’, nampaknya pas untuk kisah cinta pasangan beda negara ini. Bahkan, kedua mempelai melangsungkan pernikahan meskipun baru kali pertama bertemu langsung.
"Baru sekali ini ketemu dan langsung menikah," ucapnya sangat sumringah.
Pernikahan pun berlangsung dengan sangat sederhana, tidak ada pesta. Di rumah mempelai putri hanya dihias janur melingkar di pintu masuk rumah sebagai simbol bahwa di tempat tersebut sedang ada hajatan.










