Setelah balik ke rumah saudara temannya, yang berada di Tanggulangin, Sidoarjo untuk beristirahat, lanjut Habib, sekitar pukul 11.30 WIB, imam sempat melaksanakan salat Dzuhur berjamaah.
"Saat rakaat terakhir Imam merasa tidak kuat dan akhirnya lemas kemudian dibawa ke klinik, dan akhirnya meninggal dunia," terangnya.
Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulan dan tiba pukul 17:30 WIB. Isak tangis keluarga pun tak terbendung lantaran tak menyangka kepergian Imam begitu cepat.
"Tidak ada firasat apa-apa, hanya sebelum berangkat dia pinjam kopiah saya," ungkap Mustain, yang merupakan ayah almarhum.










