"Dengan penambahan suplai gas ini, kami optimis Petrokimia Gresik akan semakin siap menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi serta memenuhi kebutuhan pupuk nasional melalui pasar komersial dengan baik," katanya.
Adapun penyaluran perdana gas bumi dari Lapangan JTB ke Petrokimia Gresik telah dilakukan pada tanggal 16 Januari 2023 lalu. Dalam penyalurannya, Petrokimia Gresik memanfaatkan Pipa Transmisi Gresik-Semarang yang dikelola oleh afiliasi Subholding Gas yaitu PT Pertamina Gas (Pertagas).
Dwi Satriyo menambahkan, kebutuhan gas Petrokimia Gresik kedepannya juga semakin mengalami peningkatan. Sebab, adanya beberapa proyek pengembangan untuk pemenuhan kebutuhan pupuk nasional.
“Petrokimia Gresik berencana mengembangkan Pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III untuk meningkatkan kapasitas produksi Urea," katanya.









