TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 1.000 pohon tertanam di area sumber mata air dan lahan kritis Desa Sebalor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan penanaman pohon produktif ini sebagai salah satu upaya pemadatan ruang terbuka hijau di wilayah setempat, dengan harapan ekosistem alam dan sumber mata air di sekitar dapat terjaga dengan baik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung Santoso mengatakan, untuk saat ini pemerintah daerah fokus melakukan penghijauan di wilayah selatan dengan mengutamakan tanam pohon produktif.
BACA JUGA:
- HUT ke-19, Pertagas Hijaukan Indonesia dengan "Sedekah" 4.300 Pohon di 6 Wilayah
- Perkuat Konservasi Air dan Cegah Bencana, PT Tirta Fresindo Jaya Tanam 9.750 Pohon di Lereng Puspo
- Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-820, Ada Kirab Budaya Bersih Nagari
- Bupati Tulungagun Dorong Profesionalisme Perangkat Desa, Janjikan Kenaikan Siltap dan JHT
"Karena terkait dengan pembangunan jalur lintas selatan, otomatis ketika pembangunan ini berlangsung, pemerintah juga mengalokasikan untuk penanaman pohon," katanya usai tanam pohon pada Sabtu (31/12/2022).
Menurutnya, tanaman produktif yang ditanam adalah pohon alppkat, pohon durian, dan berbagai jenis tanaman penghasil buah lainnya.
"Penanaman alpokat dan durian di Desa Sebalor ini dapat mengembalikan fungsi konservasi, produksi, dan kehidupan sosial yang dapat menambah nilai ekonomi masyarakat dari hasil buahnya nanti," paparnya.
Pemerhati Lingkungan Kecamatan Bandung, Langgeng, mengungkapkan kegiatan penanaman ribuan pohon ini tak lain dari salah satu upaya penyelamatan fungsi hutan dan menjaga ekosistemnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




