Sampai Akhir Tahun 2022, Alat Ukur BBM di SPBU se-Kota Kediri Dipastikan Aman

“Setelah memastikan semua baik, kita pasang mesin di pompa tersebut dengan tali khusus. Kemudian diberi kode untuk tera. Tali itu juga tidak boleh dilepas, sebagai pertanda mesin sudah ditera,” paparnya.

Saat ini, kata Tanto, terdapat 15 SPBU di Kota Kediri dan semuanya sudah lolos uji tera. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Disperdagin Kota Kediri guna melindungi konsumen dan pemilik usaha agar barang yang diperjualbelikan sesuai dengan takaran yang tertera.

“Kalau konsumen beli seliter harus dapat seliter tidak boleh kurang atau lebih. Kita juga melindungi penjual, kalau ukurannya lebih mereka juga mengalami kerugian,” tuturnya.

Saat Nataru, kata Tanto, pihaknya akan fokus pada pengawasan SPBU dikarenakan terjadi peningkatan konsumsi BBM. Ia menilai, hal itu tidak lepas dari budaya masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke rumah kerabat saat nataru, sehingga tingkat mobilisasi masyarakat meningkat. 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: