"Awalnya Kemenkop UKM ada program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2020 dan 2021, kemudian kita kirimkan data pelaku UMKM di Kota Kediri, dari data tersebut muncul data yang belum pernah menerima bantuan sama sekali. Setelah diverifikasi provinsi keluar 316 pelaku UMKM Kota Kediri yang berhak menerima," paparnya.
Menurut dia, UMKM merupakan elemen penting dalam menopang perekonomian Kota Kediri karena selain menjadi penyumbang pendapatan daerah, keberadaan UMKM juga mampu menyerap tenaga kerja dari kalangan masyarakat sekitar.
"Kita sudah membuktikan sejak pandemi Covid-19 kemarin yang paling tangguh menopang perekonomian Kota Kediri adalah para pelaku UMKM. Kemudian pemerintah hadir sebagai support system kepada UMKM yakni dengan memberikan bantuan," tuturnya.
Ia menambahkan, di tengah inflasi akibat dampak penyesuaian harga BBM, pemerintah berkewajiban menjaga kestabilan ekonomi, terutama bagi para pelaku UMKM agar tidak menghambat aktivitas usaha.










