Ia mengaku mendapat laporan banyaknya keluhan yang diterima di tingkat desa dalam pelayanan, seperti perangkat yang tidak ada, maupun kurangnya pelayanan yang ramah.
Karena itu, pelaksanaan pilkades 2022 ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk melakukan perubahan. Pihaknya berpesan supaya kepala desa terpilih nantinya bisa melayani masyarakat di tingkat desanya masing-masing dengan ramah.
"Saya minta nanti dibuat lomba rutin tahunan, 50 desa terbaik dalam pelayanan publik, desa teramah itu mana saja," ungkapnya.
Bupati muda itu pun mengingatkan kepada para calon kades, bahwa seorang pemimpin bijak dapat dilihat dari caranya memberikan salam kepada rakyat. Dia menggunakan hati atau tidak.










