Salah satu wisuda satriwati dengan usia lansia. Foto : Hendro Suhartono/BANGSAONLINE.com
MADIUN, BANGSAONLINE.com - para santri di Taman Pendidikan Al Quran (TPA/TPQ) angkatan ke X melaksanakan wisuda serentak di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Minggu (20/11/2022).
Dalam prosesi wisuda serentak kepada 1.166 santri di Kabupaten Madiun ini, uniknya terdapat 105 orang dengan usia tua, bahkan ada juga yang lanjut usia (lansia).
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Hadirkan New REHAB 2.0, Tunggakan JKN Bisa Dicicil Lebih Ringan dan Mudah
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
Bupati Madiun, Ahmad Dawami atau yang lebih dikenal dengan Kaji Mbing berpesan, mengaji merupakan suatu keharusan bagi seorang santri.
"Jangan berhenti ngaji setelah di wisuda, justru setelah di wisuda semakin rajin, semakin istiqamah" ucap kaji Mbing, Minggu (20/11/2022)

Didampingi oleh istri, Bupati Madiun ini mengucapkan selamat kepada seluruh santriwan dan santriwati yang melakukan wisuda serta mengucapkan terima kasih kepada para ustad dan ustazah yang telah mencurahkan ilmunya demi mencerdaskan masyarakat.
Ia juga menyoroti, peserta wisuda yang terdiri dari orang tua dan lansia. Menurutnya, Ini menjadi bukti bahwa belajar atau mengaji tidak mengenal usia, semangatnya harus menjadi suri tauladan bagi anak-anak untuk semakin giat.
"Setiap harinya kita harus diisi dengan kebaikan kalau tidak diisi dengan kebaikan maka akan diisi kejelekan" pungkasnya
Dalam wisuda tersebut, terlihay hadir juga dalam kesempatan kali ini Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Rais Tanfidziyah PCNU Kabupaten Madiun, Baznas Kabupaten Madiun, serta wali santri dari berbagi TPA/TPQ/TPQD. (dro/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




