"Dengan adanya seminar ini, kami berharap bisa memperkuat SDM di internal kita. Data Dinas Kesehatan Jombang hingga saat ini belum ada kasus gagal ginjal akut. Baik yang dirawat di Jombang maupun yang langsung meluncur ke RSUD Dr Soetomo," ucapnya.
Meski di Jombang belum ada kasus gagal ginjal akut, pihaknya tetap memperkuat SDM. "Selain seminar, kita juga rutin melakukan sosialisasi ke seluruh jajaran faskes (fasilitas kesehatan) di Jombang. Obat-obatan berupa sirup juga sudah kita tarik dari peredaran," tegasnya.
Di lokasi yang sama, Ketua Panitia HKN ke-58 Kabupaten Jombang, Dr. dr. Ma'murotus Sa'diyah mengatakan pihaknya memilih tema tersebut lantaran saat ini menjadi isu kesehatan yang hangat menjadi pembicaraan.
"Seminar ini dalam rangka menyiapkan SDM (sumber daya manusia) dalam menangani gangguan gagal ginjal akut. Untuk itu kami menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya," tuturnya.










