Prabowo Subianto saat bersilaturahmi dengan Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, beberapa waktu lalu. foto: Ist.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur bangga ketokohan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diakui oleh dunia. Keduanya masuk dalam 500 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia asal Indonesia.
Baik Khofifah maupun Prabowo masuk dalam survei tahunan ‘The Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims’ yang dilakukan oleh Pusat Pembelajaran Strategis Kerajaan Islam Yordania yang berpusat di Amman.
BACA JUGA:
- RSUD Dr. Soetomo Raih Peringkat Pertama Nasional SCImago 2026
- Perluas Akses Pendidikan di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Launching Program Kakak Tangguh
- Gubernur Khofifah Optimistis Munas-Konbes NU 2026 Hasilkan Keputusan Strategis
- Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri dan Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno dan Gus Dur
"Alhamdulillah, sebagai kader Gerindra tentu saya bangga Ketua Umum Gerindra masuk dalam daftar tokoh muslim berpengaruh dunia. Demikian pula sebagai warga Jatim, saya bangga Bu Khofifah juga masuk dalam daftar tersebut. Ini membuktikan ketokohan Pak Prabowo dan Bu Khofifah diakui dunia," tutur Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait, Senin (31/10/2022).
Selain Prabowo dan Khofifah, berdasarkan data dari The Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims ini, juga ada nama Presiden RI Joko Widodo, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Politikus muda yang akrab disapa Gus Fawait itu menilai, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan nasional. Terlebih di saat kondisi global saat ini berkecamuk akibat perang antara Ukraina dengan Rusia.
"Di tengah kondisi global saat ini, di mana Rusia dan RRC berpotensi konflik dengan Amerika Serikat bersama sekutunya di barat, dibutuhkan pemimpin nasional yang menguasai pertahanan dan ketahanan negara. Sosok itu adalah Prabowo Subianto," tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




