Ratusan pelajar di Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi terlunta-lunta karena gedung sekolahnya disegel, Sabtu (13/8/2022) kemarin.
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Ratusan pelajar di Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi terlunta-lunta karena gedung sekolahnya disegel, Sabtu (13/8/2022) kemarin.
Penyegelan sekolah tersebut diduga karena adanya sengketa lahan antara Yayasan Darul Huda yang menaungi sekolah Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah tersebut dengan pemilik lahan.
BACA JUGA:
- Tertinggi Nasional, 109 Siswa-Siswi MBI Lolos SNBP, Total 275 Santri Amanatul Ummah Lolos SNBP 2026
- Tampung Ribuan Anak Desa di Madrasah Gratis Berkualitas, Inilah Cita-Cita Kiai Asep
- BPJS Kesehatan Umumkan Pemutihan Iuran 2 Tahun untuk Peserta Terdampak Pandemi
- DItemukan 8 Ribu Kasus ISPA, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Gunakan Masker saat Musim Pancaroba
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Wongsorejo AKP Sudarso. Kedua belah pihak yang bersengketa dipertemukan untuk melakukan mediasi. "Masih dalam tahap mediasi," kata AKP Sudarso kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (14/8/2022).
Dengan adanya peristiwa tersebut, proses belajar mengajar di madrasah tersebut terganggu. Sebagian para siswa korban penyegelan gedung sekolah tersebut protes dengan membentangkan kertas berisikan tulisan, "Jangan merampas hak kami. Yayasan bukan pemilik perorangan, Buka pintunya, kami mau belajar Ini hak kami, dan Kami butuh tempat belajar".
Atas peristiwa tersebut, siswalah yang menjadi korban. Proses belajar mengajar mereka terganggu. Apalagi selama dua tahun lalu, mereka tidak bisa belajar maksimal akibat pandemi Covid-19. (guh/ari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




