Akibat banyaknya persoalan di pasar, Pasar Tanah Merah tidak berfungsi secara maksimal sebagai sarana transaksi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
"Di hari pasaran atau Sabtuan (hari pasar seminggu sekali) hanya beberapa jam, biasanya sampai siang. Dengan kondisi sekarang, hari pasaran hanya sampai pukul 10 pagi," ungkapnya
BACA JUGA:Penasihat Song Osong Lombhung Minta Seluruh Relawan Berperan Aktif Dalam Meningkatkan SDM Madura
Oleh karena itu para pedangan pasar menuntut agar kepala Dinas Perdagangan Bangkalan mundur jika dalam satu pekan tidak dapat terselesaikan, karena dianggap tidak mampu mengelola pasar.
Selain itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum (APH ) mengusut tuntas mega proyek Pasar Tanah Merah, karena menghabiskan dana miliaran rupiah tersebut.










