Menurut Putra Menseskab Pramono Anung itu, seluruh bagian nanas PK-1 dapat dimanfaatkan, termasuk kulitnya. Sehingga tidak ada bagian yang terbuang sia-sia.
“Maka kita sedang melakukan penelitian dengan perguruan tinggi negeri. Serat nanas ini bisa digunakan untuk menjadi bahan baku pembuatan interior pesawat,” tuturnya.
Selain nanas, Dhito juga menyamapaikan beragam potensi Kabupaten Kediri, dari pertanian hingga wisata, baik alam maupun wisata edukasi seperti Kampung Inggris Pare. "Kabupaten Kediri juga sedang membangun proyek bandara. Progresnya sudah 75 persen," terangnya.
Sementara itu, Gubernur Khofifah mengakui citarasa nanas PK-1 khas Kabupaten Kediri tersebut. Menurutnya, nanas kelud merupakan varietas nanas terlezat di Indonesia.










