Namun, kata Adi, revolusi Syiah yang direncakan pada tahun 2018 itu gagal. Karena saat itu di negara Iran sendiri sebagai pusat Syiah mengalami chaos.
“Dan cahosnya benar-benar brutal,” katanya sembari mengatakan bahwa kekacauan di Iran itu sempat dimuat media internasional.
BACA JUGA:Baca Syahadat 9 Kali Tiap Hari, Ali Khamenei Tetap Dikafirkan, Salafi Lebih Islam dari Rasulullah?

(Demo anti Syiah di Sampang Madura. Foto: ist)










