"Saya mengecam aksi tersebut. Korban kebetulan message ke saya dan saya sampaikan supaya tidak perlu takut melaporkan ke polres," katanya saat mengantar korban membuat laporan ke Polres Kediri.
Gerombolan pelaku diperkirakan berjumlah 50-100 orang. Untuk membantu kepolisian mengungkap kasus itu, pihaknya akan menyerahkan rekaman closed circuit television (CCTV) milik dinas perhubungan ke kepolisian.
"CCTV akan kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk dicari tahu dari nomor polisi yang ada, lalu ciri-ciri lainnya," ungkapnya.
Didampingi Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, Dhito memastikan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Kediri masih aman. Pemerintah Kabupaten Kediri bersama kepolisian bekerja keras mencari para pelaku yang telah melakukan aksi anarkis itu.










