Dianiaya Senior, Tangan Siswa SMK Pelayaran di Banyuwangi Melepuh, Rasakan Sakit di Dada

"Saat itu saya disuruh push up di tengah teriknya matahari di lapangan paving. Tangan saya sampai melepuh. Karena saya tidak kuat, saya ditendang. Bahkan, kami disuruh menutup mata dan tiba-tiba dipukul di bagian dada," ungkap TG sembari menunjukkan lukanya.

Akibat siksaan fisik yang diterimanya, TG kini takut untuk bersekolah. "Saya tidak nyaman untuk bersekolah. Saya takut disiksa lagi, karena dada saya masih sakit setelah dipukuli. Apalagi sudah diancam akan disiksa lebih berat jika tidak masuk sekolah," ujarnya.

Sementara itu, kasus penganiayaan yang menimpa siswa SMK pelayaran tersebut mendapat perhatian serius Sekjen Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC – PPA) Banyuwangi, Veri Kurniawan.

"Tindakan senioritas, perpeloncoan dengan kekerasan fisik sudah tidak zamannya lagi. Perbuatan itu tidak dibenarkan," kata Veri.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Dianiaya Senior, Tangan Siswa SMK Pelayaran di Banyuwangi Melepuh, Rasakan Sakit di Dada - Halaman 2