Batik andalan Kabupaten Kediri siap bersaing dengan produk daerah lain. foto: ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong produk UMKM di Kabupaten Kediri siap ekspor. Guna memantapkan pelaku UMKM, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri membangun Klinik Koperasi dan UMKM.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati menyampaikan, Klinik Koperasi dan UMKM merupakan program kebijakan dan strategi pemberdayaan bagi koperasi dan UMKM.
BACA JUGA:
- Dema UIN Syekh Wasil Gelar Kediri Grow Mindset 2026, Diikuti 1.500 Mahasiswa
- BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Kota Kediri Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha Peserta JKN
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
- Bupati Kediri Beri Bantuan Usaha ke Keluarga Pengasuh 3 Cucu
"Ketika koperasi dan UMKM mengalami permasalahan kita bantu menyelesaikan melalui serangkaian pembinaan dan pendampingan terpadu," katanya, Kamis (20/1/2020) kemarin.
Menurut Mamiek, pembinaan dan pendampingan terpadu yang dilakukan yakni melalui pemberian layanan konsultasi gratis, informasi bisnis, bantuan advokasi bisnis, layanan short course, akses pembiayaan, akses pemasaran, fasilitasi perizinan, dan pelatihan.
Klinik Koperasi dan UMKM itu didirikan, lanjutnya, dalam rangka memacu perkembangan dan ketangguhan koperasi dan UMKM. Untuk menunjang layanan yang komprehensif, klinik itu didampingi oleh konsultan manajemen Koperasi dan UMKM serta melibatkan para penggiat Koperasi dan UMKM.
"Keberadaan klinik ini terintegrasi dengan Garasi (gerai rumah inkubasi) yang telah dilaunching oleh Mas Dhito," ungkap Mamiek.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




