SURABAYA (BangsaOnline) - Kecil kemungkinan Tri Rismaharini bisa maju lewat PDI Perjuangan dalam pemilihan walikota (pilwali) Surabaya 2015. Pasalnya, 31 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Surabaya sepakat mencalonkan kader sendiri. Salah satu kader yang mendapat dukungan adalah Whisnu Sakti Buana (WS) yang saat ini menjadi wakil walikota Surabaya.
Dukungan bulat kepada WS itu disampaikan dalam rapat kerja cabang (rakercab) pada Minggu (15/3). Ketua Rakercab Budi Leksono menjelaskan, keinginan mencalonkan kader sendiri didasarkan pada kekecewaan kepada Tri Rismaharini yang tidak tahu berterima kasih kepada PDI Perjuangan selaku partai pengusung pada pilwali 2010.
BACA JUGA:
- PDIP Minta Mahar Hingga Rp 10 M, Cawawali Surabaya Punya Uang Berapa?
- PKB Intruksikan Kader Sosialisasikan Fandi Utomo sebagai Cawali Surabaya
- Di Depan 700 Kiai MWCNU-Ranting NU se-Surabaya, Kiai Asep: Wali Kota Surabaya Harus Kader NU
- Rekap Pilkada Surabaya Tingkat Kecamatan Selesai: Risma-Whisnu 86,35%, Rasiyo-Lucy 13,65%
Selain itu, Risma, sapaan akrab Tri Rismaharini bukan termasuk kader PDI Perjuangan. Calon yang akan diusung oleh partai berlambang kepala banteng moncong putih itu kader sendiri yang ditandai dengan Kartu Tanda Anggota (KTA).
“Usulan dari PAC ini akan kita bawa ke DPP PDI Perjuangan untuk diusulkan, dalam penjaringan calon ini nanti kita akan usulkan nama-nama lain, tapi yang pasti tidak ada nama Risma yang diusulkan oleh kader,” katanya.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini menegaskan, keinginan kader itu sejalan dengan wacana yang berkembang di pengurus DPC PDI Perjuangan. Para pengurus saat ini sudah tutup mata dengan Risma. Pasalnya, Risma tidak pernah hadir dalam rapat-rapat partai. Terutama dalam rapat tiga pilar, yakni eksekutif, legislatif, dan pengurus DPC PDI Perjuangan.
“Rekom dari DPP nanti sesuai dengan usulan dari DPC, kalau kita tidak mengusulkan Risma tidak mungkin DPP memberi rekom ke dia (Risma), karena yang tahu peta politik Surabaya ya DPC,” tandas bendahara DPC PDI Perjuagan Surabaya ini.
Sementara itu, Wakil ketua DPRD Surabaya, Ratih Retnowati, menyatakan siap bila dirinya dicalonkan Partai Demokrat sebagai calon walikota maupunn wakil dalam pilwali 2015. Namun demikian Ratih menyatakan belum dipanggil secara khusus, baik oleh DPC maupun DPD Partai Demokrat mengenai pencalonan ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




