MOJOKERTO (BangsaOnline) - Lamanya aktivasi kartu BPJS di Kota/Kabupaten Mojokerto dan Jombang yang mencapai 7 hari disoroti DPRD Kota Mojokerto. Wakil rakyat dari Komisi III meminta agar pihak penyedia jasa pengobatan ini bisa menjadi jalan tengah kebutuhan kesehatan masyarakat bawah.
’’Banyak warga miskin yang mengeluh karena saat daftar BPJS Kesehatan tidak bisa langsung dapat pelayanan kesehatan gratis. Mereka disuruh menunggu tujuh hari setelah daftar sampai kartu aktif lebih dulu,’’ kata Junaidi Malik, Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto, Kamis (5/3).
BACA JUGA:
- Peserta JKN dari Mojokerto ini Rasakan Manfaat BPJS Kesehatan PBI
- Peserta JKN Mojokerto dari Mojokerto ini Rasakan Manfaat Program Rujuk Balik
- Petugas MBG di Gresik Dijamin BPJS Kesehatan, Keluarga Inti Ikut Terlindungi
- BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Kota Kediri Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha Peserta JKN
Kondisi itu dikatakannya berbeda dengan awal kemunculan BPJS Kesehatan. Kala itu, kartu bisa langsung aktif dan dapat dipakai setelah daftar. Bahkan bisa mengcover biaya pelayanan tiga hari sebelumnya.
’’Masyarakat miskin itu biasanya baru daftar kalau sudah kepepet. Namanya saja miskin jadi tak punya uang untuk daftar sejak awal. Lha kalau sudah daftar tapi tidak bisa langsung dilayani kan percuma,’’ ujar politisi PKB ini.
Ia juga berharap pihak BPJS mensosialisasikan aturan baru jika mengeluarkan terobosan terbaru.
’’Kalau ada terobosan ya cepat sosialisasinya. Biar masyarakat tahu’’ katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




