Kang Jalal Akui Jadi Anggota DPR Membawa Ideologi Lindungi Syiah

 Kang Jalal Akui Jadi Anggota DPR Membawa Ideologi Lindungi Syiah Jalaluddin Rakhmat. Foto: lppimakassar.com


BangsaOnline-Tokoh Syiah Indonesia yang kini jadi anggota DPR RI Prof Dr Jalaludin Rakhmat, MSc menegaskan bahwa dirinya menjadi anggota dewan karena misi ideologi. Tapi ideologi yang dibawa, kata dia, tidak ada kaitannya dengan ideologi partai yang mendukungnya.
“Saya datang dengan sebuah ideologi. Tapi bukan ideologi partai,” ujar Kang Jalal – panggilan akrab Jalaluddin Rakhmat - yang terpilih sebagai anggota DPR RI lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kang Jalal selain dikenal sebagai mantan Pengurus Muhammadiyah Kotamadya Bandung juga popular sebagai intelektual yang menganut dan membela Syiah.
Lalu apa ideologi Kang Jalal? Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) ini mengaku membawa ideologi yang secara khusus akan melindungi kaum Syiah di manapun berada. Menurut dia, kaum Syiah selama ini tidak mendapatkan apa yang menjadi haknya. Karena itu secara khusus ia akan lindungi.
“Secara khusus saya akan melindungi kaum minoritas Syiah di mana saja,” tegas Kang Jalal seperti dikutip Hidayatullah.com.
Anggota DPR RI Komisi VIII ini mengakui bahwa anggota DPR di komisinya banyak yang menentang misinya itu. Tetapi ia tetap tidak akan mundur dan gentar demi perjuangkan kaum Syiah di Indonesia. Ia berharap Syiah tidak hilang di Indonesia.
“Saya merasakan akan digempur oleh anggota dewan yang lain. Mereka akan hapus Syiah dari Indonesia,” kata Kang Jalal pada saat menjadi pembicara dalam acara launching jurnal Ma’arif Institute di Gedung PP Muhammadiyah di Jakarta Selasa (13/01/2015) malam.
Kang Jalal hadir dalam acara diskusi dengan tema ‘Politik Kebhinekaan di Indonesia: Tantangan dan Harapan’ yang diselenggarakan oleh Maarif Institute.
Hadir pula dalam acara itu perwakilan Pdt. Gomar Gultom (Sekretaris umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia) dan Ahmad Fuad Fanani (Direktur Riset Ma’arif Institute).
Kang Jalal memang makin terang-terangan membela Syiah. Dalam kasus Sampang bahkan Kang Jalal sempat mengancam. “Saya kira kelompok Syiah tidak “sebagus”kelompok Ahmadiyah, kita adalah sebuah kelompok keagamaan yang mendunia, jadi berbeda dengan kelompok Ahmadiyah yang menyambut pukulan yang mematikan itu dengan senyuman. Orang-orang Syiah pada suatu saat tidak akan membiarkan tindakan kekerasan itu terus menerus terjadi,“
tegas Kang Jalal.
“Karena buat mereka, mengorbankan darah dan mengalirkannya bersama darah Imam Husein adalah satu mimpi yang diinginkan oleh orang Syiah. Saya tidak bermaksud mengancam ya tapi apakah kita harus memindahkan konflik Sunni-Syiah dari Iraq ke Indonesia ? Semua itu berpulang pada pemerintah,” ucapnya.

Sumber: tempo/arrahmah/hidayatullah

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':