LAMONGAN (BangsaOnline) - Nasib apes menimpa Novi (27), pekerja Cafe Rasa Sayang asal Desa Montong Tuban yang tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak beton gara-gara mempertahankan tas miliknya yang dijambret dua pelaku.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat korban berboncengan dengan Yuliarti (38), temannya menggunakan kendaraan bermotor Yamaha Mio dengan nomor polisi S 4956 FQ melintas di jalan raya dari Tuban arah ke Lamongan sekitar pukul 00.30. Sesampainya di jalan raya Babat-Lamongan tepatnya di Desa Moropelang, motor yang ditumpanginya dipepet oleh sepeda motor yang dikendarai dua orang yang tidak diketahui identitasnya yang langsung menarik tas milik Novi.
BACA JUGA:
- Pelajar SMP di Lamongan Tewas Usai Motor Terlibat Tabrakan dengan Truk Colt Diesel
- Pasutri Pengantin Baru Tertabrak Pikap di Lamongan, Suami Tewas di TKP
- Polres Lamongan Ungkap 29 Kasus Narkoba, Obat Terlarang Rp430 Juta Disita
- Mobil Panther Hilang Kendali di Lamongan, Tabrak Lapak Sayur dan Enam Warga
Akibatnya motor yang dinaikinya oleng dan menghantam pagar jembatan didepan rumah milik Dwi Kusmarsono (45), warga Desa Moropelang Kecamatan Babat.
"Korban tewas dengan kepala pecah menghantam beton sementara yang memboncengnya (Yuliarti.red) mengalami luka-luka", ungkap saksi mata.
Sayangnya hingga berita ini ditulis tidak ada satupun pejabat Polres Lamongan yang dapat dikonfirmasi.
"Karena yang bonceng infonya istri anggota Polres bertugas di Samsat dengan pangkat Aipda, Dwi Widodo mas" ungkap sumber yang tidak mau namanya di tulis.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




