?prototipe mobil terbang. wuss.... hati-hati nyangkut kabel listrik. foto: repro dw.de
BERLIN (bangsaonline)
Mobil yang bisa terbang. Ini mungkin impian kebanyakan pengemudi di Jakarta yang selalu terjebak kemacetan. AeroMobil 3.0 mungkin bisa jadi solusi untuk Anda.
BACA JUGA:
- Inovasi Penjernih Foto Berbasis AI Ini Bisa Diakses Gratis Lewat Browser
- Perbandingan Mekari Talenta vs Workday, Aplikasi HRIS Mana yang Paling Cocok Untuk Perusahaan Anda?
- Bocoran Desain iPhone Fold Semakin Kuat, Diperkirakan September 2026 Rilis
- WhatsApp Akan Rilis Paket Premium, Bisa Pin 20 Chat dan Ganti Icon
Mobil terbang Aeromobil 3.0 adalah produk buatan perusahaan Slowakia "Aeromobil". Jika sayapnya tidak terbuka, mobil bisa secara normal digunakan di jalan raya.
Di jalanan, kecepatan maksimalnya 160 km/jam dan membutuhkan 8 liter bensin per 100 kilometer. Saat di udara Aeromobil 3.0 butuh 15 liter per jam.
Uniknya, mobil terbang ini hanya membutuhkan landasan pacu 200 meter untuk terbang dan 50 meter untuk mendarat. Para pengembangnya menegaskan, Aeromobil 3.0 tidak membutuhkan lapangan terbang.
Harganya dikatakan mencapai 220.000 Euro atau sekitar Rp 3,3 miliar.
Jika benar-benar menjadi konsumsi komersial, tentu perlu rambu-rambu untuk keberadaan kabel-kabel listrik tegangan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




