NGANJUK (bangsaonline) - Sebanyak 606 Jemaah Calon Haji (JCH) Nganjuk diberangkatkan Bupati Nganjuk Drs H Taufiqurrahman dari Pendopo Kabupaten Nganjuk, menuju embarkasi Asrama Haji Sukolilo Surabaya. JCH asal nganjuk yang rencana akan diberangkatkan melalui bandara Juanda merupakan 2 kloter yaitu Kloter 16 -17, dan rencana akan di berangkatkan besok pagi.
Taufiqurrahman berpesan, JCH supaya dapat menjaga lisannya (ucapan), berbicaralah apabila dibutuhkan berbicara, supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA:
- HUT ke-1089 Nganjuk, Bupati Tekankan Sejarah Manusuk Sima dan Ajak Warga Bersinergi
- Bupati Kediri, Jombang dan Nganjuk Rembug Pembangunan Flyover Mengkreng
- Pasar Murah di Nganjuk Diserbu Warga, Gubernur Khofifah: Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bapok
- Kejati Jatim Bekali Ribuan Santri Ponpes Al Ubaidah Wawasan Kebangsaan dan Toleransi Beragama
“Saya pesan jaga ucapan, karena menjadi tamu Allah lebih diperbanyak zikir,” kata Taufiq kepada HARIAN BANGSA, Senin (08/09). “Kita sama-sama berdoa agar kepulangan para tamu Allah bisa menjadi haji mabrur,” tambah dia.
Ditambahkan Taufiqurrahman, dari 606 JCH yang di berangkatkan ini sebenarnya yang akan di berangkatkan ada 609, karena ada 2 jamaah yang mengalami sakit dan satu lagi melahirkan. Tetapi ketiga jamaah yang batal berangkat tersebut akan ikut pada pemberangkatan pada tahun 2015 akan datang.
Kepala Kemenag Nganjuk Ngudiono membenarka jika ada 3 jamaah yang batal berangkat dikarenakan mengalami sakit 2 orang dan 1 orang lagi melahirkan dan saat ini sedang dalam perawatan rumah sakit.
JCH dengan usia paling tua adalah Sopiyah (84) asal Desa Baleturi, Kecamatan Prambon, dan jamaah termuda M Zaenal Arifin (24) asal Desa Ngelundo, kecamatan Sukomoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






