Ratusan relawan Khofifah - Emil menghadiri acara pembulatan tekad pemenangan di Hall Hotel Utami Juanda Sidoarjo, Selasa, (13/2) malam.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pasca mendapatkan nomor urut 1 secara resmi, ratusan relawan Khofifah - Emil menghadiri acara pembulatan tekad pemenangan di Hall Hotel Utami Juanda Sidoarjo, Selasa (13/2) malam.
Kegiatan tersebut dalam rangka pertemuan dan rapat koordinasi antar relawan pemenangan calon Gubernur Jawa Timur.
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
"Sebetulnya enggak ada kaitannya dengan nomor urut. Karena ini kaitannya dengan rapat kordinasi antar relawan. Jadi, mereka kan dari berbagai macam nama, daerah, tagline, entitas, dan lain-lain. Sehingga perlu dilakukan koordinasi," ucap Khofifah usai mengikuti acara tersebut.
Ia mengungkapkan relawan pemenangan Khofifah-Emil yang ada di Jawa Timur terhitung banyak dengan kapasitas yang banyak baik di kota atau kabupaten yang sama, sehingga perlu adanya komunikasi aktif dari masing-masing relawan.
"Baik komunikasi secara program, maupun pemetaan. Karena mereka harus fokus pada TPS tertentu. Mereka juga lah yang menjadi penjaga gawang dimasing-masing TPS," katanya.
Jadi, jika di Jawa Timur ada sekitar 68.501 TPS (kecuali ada perubahan), maka mereka harus berbagi tugas untuk menggerakkan jaringan dan anggota relawannya, agar tetap menjaga dan mengawal di masing-masing TPS.
"Kampanye kita menggerakkan massa, bagaiamana efektivitas di lapangan, mereka yang lebih tahu. Dan mereka jugalah bagian dari pengawalan di masing-masing TPS yang sudah kita petakan sebelumya," jlentrehnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga diserahkan rompi pemenangan kepada masing-masing relawan yang tersebar di Jawa Timur. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




