Ki Sukron Suwondo, sesepuh Pepadi Jatim.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sesepuh Persatuan Dalang Indonesia (Pepadi) Jawa Timur Ki Sukron Suwondo berharap agar Emil Elestianto Dardak yang kini maju sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur benar-benar memikirkan kemajuan dan kiprah para dalang di daerah ini dengan memberikan porsi yang memadai dalam berbagai pagelaran.
Menurut dalang kondang asal Blitar ini, memberi ruang lebih bagi dalang-dalang lokal untuk berkiprah dalam lingkup Jawa Timur sudah cukup dianggap membantu pengembangan seni pertunjukan dan adiluhung itu.
BACA JUGA:
- Muskerwil PWNU Jatim Digelar di Tuban, Emil Dardak Ajak NU Bersinergi Bangun Daerah
- Polemik Survei di Tuban, Wagub Jatim Minta Sinkronisasi Data Kemiskinan BPS dan Pemkab
- Baguss Gelar Santunan Anak Yatim Syukuran Setahun Khofifah-Emil
- Jatim-Inggris Bahas LRT Surabaya dan Penguatan Kampus Kelas Dunia di KEK Singosari
"Pemimpin daerah tak perlu paham misalnya apa dan bagaimana wayang itu, yang penting punya keberpihakan yang jelaa kepada kelompok wayang yang ada di daerah ini," ujar Ki Suwondo ditemui di kediamannya di Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, kemarin.
Lantas apa yabg dimaksud memberikan porsi pada kiprah dalang lokal? "Ya misalnya, jika ada pertunjukan atau pementasan wayang di Jawa Timur bisa diberdayakan dalang dari Jatim sendiri", imbuh sesepuh tokoh budaya Jatim itu.
Dia menyebut seni pertunjukan wayang di Jatim sesungguhnya tidak kurang-kurang baik dari sisi jumlah maupun kualitas pertunjukan. Dia menyebut di Blitar saja tidak kurang ada seratus dalang dan kelompok dalang yang berkiprah.
"Bayangkan, tiap kelompok wayang mengampu hingga 70 orang sebagai anggota, tinggal menghitung saja berapa kepala keluarga yang dihidupi dari kesenian tradisi ini," imbuh dalang yang kini berusia 63 tahun tersebut.
Lebih dari itu kata dalang yang kerap memasukkan unsur religi dalam konten pertunjukan wayang nya itu bahwa bisa sebut yang lebih paham peta sosiologi dan kultural Jawa Timur tentu para dalang daerah ini.
"Dan Mas Emil Dardak kita pandang cukup memahami soal ini," pungkas Ki Suwondo. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




