Asisten I Setda Gresik Indah Sofiana saat tukar cinderamata dengan Ketua Bapeda Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Moch. Irfan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 23 pejabat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah melakukan studi banding ke Pemkab Gresik untul belajar tentang smartcity, Kamis (14/12/2017).
Rombongan yang dipimpin Ketua Bapeda Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Moch. Irfan diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Indah Sofiana di Ruang Rapat Bupati Gresik Lantai IV.
BACA JUGA:
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
- Isi Kekosongan Kabag Prokopim dan Umum, Bupati Gresik Tunjuk Plt
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
Beberapa hal ditanyakan oleh pejabat Kabupaten Parigi mulai dari sektor pariwisata, industri, perdagangan, manajemen kepegawaian, dan keuangan serta berbagai keunggulan Pemkab Gresik dalam mendukung smartcity.
Mereka juga mempertanyakan penanganan limbah industri. Satu per satu Asisten I yang dibantu oleh beberapa pejabat terkait memberikan penjelasan.
Kepala Bidang Pengembangan e-Government Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Gresik, Fahry Ady Yamin menjelaskan pihaknya mulai membangun jaringan sejak tahun 2004 diawali di Bapeda.
Kemudian pada tahun 2009, pengelolaan jaringan ada di Bagian PDTI Setda Gresik.
"Kami mulai membangun kabel Fiber Optic (FO) pada 2010 untuk di lingkungan kantor Bupati Gresik. UUntuk melayani jaringan Kecamatan kami menggunakan wireless. Kemudian pada 2012 kabel FO kami kembangkan sampai sejauh 5 kilometer. Pada 2013 kami mulai mengkoneksikan seluruh OPD. Pada 2015 kami berhasil mengkoneksikan Dinas Perhubungan Gresik sebelah barat dan Dinas Kependudukan sebelah timur," katanya memberikan penjelasan. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




