TUBAN, BANGSAONLINE.com - Mahasiswa Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang tergabung dalam Society of Petroleum Engineers (SPE) mengunjungi Lapangan Banyu Urip, di Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis (23/11/2017).
50 mahasiswa dari berbagai fakultas ini diterima oleh manajemen ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan diberi penjelasan tentang proses produksi minyak di Lapangan Banyu Urip.
BACA JUGA:
- EMCL Dukung Pelaku UMKM Binaan Ikut Tuban Fair 2025
- Antisipasi Tambang Liar Masuk, Puncak Baswara Rengel Dilakukan Penanaman Besar-besaran
- Masyarakat Bojonegoro Mulai Rasakan Program Gayatri, Tapi KPM Tetap Butuh Pendampingan
- ExxonMobil Cepu Limited Beri Pelatihan Arsitek Bagi Warga Tuban dan Bojonegoro
"Kami sangat membutuhkan pengetahuan dan pengalaman dari para ahli ini," ucap Presiden SPE ITS, Kitto Ario Basara.
Menurut Kitto, kunjungan ini adalah kali pertama bagi SPE ITS sejak dibentuk pada tahun 2011. Pihaknya mengaku sangat berterimakasih kepada manajemen EMCL yang telah sangat terbuka dan antusias dalam memfasilitasi para mahasiswa.
"EMCL sangat terbuka dan antusias kepada para mahasiswa yang ingin belajar seperti kami ini," ungkapnya.
Para mahasiswa mendapat penjelasan teknis tentang proses produksi dari Wakil Kepala Teknik Tambang, Gunawan. Dalam penjelasannya, Gunawan mengajak peserta kunjungan untuk diskusi.
"Proses diskusi ini yang membuat kita bertambah wawasan dan pengalaman," ucapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




