Hamparan alang-alang di Desa Sekarkurung Kebomas yang terbakar beberapa waktu lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sering terjadinya kebakaran alang-alang di Kabupaten Gresik pada musim kemarau ini menuai tanggapan dari Pemkab Gresik. Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Dispol PP) Pemkab Gresik selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani Damkar (Pemadam Kebakaran) meminta agar masyarakat selalu waspada jika ada hamparan rumput seperti alang-alang terbakar.
Pasalnya, kebakaran tersebut bisa merembet ke kawasan permukiman apabila tidak segera ditangani. Khususnya, areal permukiman baru di Kabupaten Gresik yang mayoritas berdiri di bekas areal persawahan, sehingga sekitarnya masih banyak ditumbuhi rumput seperti alang-alang.
BACA JUGA:
- Percikan Listrik Picu Kebakaran Rumah dan Kios Bensin di Roomo Gresik, Dua Mobil Hangus
- Kebakaran Gudang Biji Plastik di Gresik, Tak Ada Korban Jiwa
- Diduga Korsleting Listrik, Toko Perlengkapan Nelayan di Gresik Ludes Terbakar
- Ledakan Awali Kebakaran BMW di Tol KLBM, Damkar Gresik Berhasil Padamkan Api
"Langsung saja lapor ke Satpol PP kalau ada kebakaran alang-alang," imbau Agung Endro, Kepala Bidang Bidang Pembinaan Umum dan Perlindungan Masyarakat Dispol PP Gresik.
Sekda Gresik Kng. Djoko Sulistio Hadi sendiri telah mengeluarkan surat imbauan Nomor 364/519/437.90/2017 yang dikirimkan kepada seluruh OPD. Imbauan itu berisikan enam butir, di antaranya, agar lebih waspada terhadap hal-hal yang mudah menimbulkan kebakaran, selalu mengontrol sambungan listrik yang melebihi kapasitas, dan mewaspadai tempat sampah yang rawan terbakar.
Selain itu, kantor OPD juga diimbau melengkapi dengan alat pemadam api ringan (Apar). "Agar seluruh camat meneruskan imbauan ini kepada masyarakat yang ada di bawahnya. Dan yang lebih penting agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan," pintanya.
Sementara untuk menangani kebakaran, Dispol PP Gresik memiliki personel Damkar sebanyak 63 orang dengan jumlah total kendaraan 13 unit. Dari 5 unit kendaraan penyemprot masing-masing dengan kapasitas 5 ribu liter, 4 unit mobil penyuplai air dan 4 unit kendaraan operasional lain. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




