Aktivis PMII Sampang menggalang dana. Foto:junaidi/BANGSAONLINE
SAMPANG (bangsaonline) - Puluhan aktivis yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumenep, aksi turun jalan untuk mengecam serangan Israel ke Gaza, Palestina. Sementara PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Sampang menggelar aksi penggalangan dana untuk korban Gaza Pelestina.
"Kita tahu bersama sudah 175 warga Palestina tewas atas serangan tentara Israel. Kami menyerukan kepada masyarakat untuk ikut andil, minimal mendoakan mereka," kata Ketua IPNU Sumenep, Ubaidillah, Selasa (15/7).
BACA JUGA:
- Kunjungi Amanatul Ummah, Kementerian Pendidikan Palestina: Mereka Bunuh Kami Karena Belum Beradab
- Cak Imin Sebut Ketum PBNU Gagal, Jangan Diteruskan, Nusron: Aumni PMII seperti Tamu di PBNU
- PMII Kabupaten Pasuruan Soroti Tragedi Anak Tenggelam di Bekas Tambang
- Tetap Humble di Level Nasional, Senator Ning Lia Buktikan Idealisme PMII Tak Lekang oleh Jabatan
Ia mengaku sengaja menggelar salat ghaib bersama sebagai bentuk kepedulian guna mendoakan warga Palestina yang gugur di medan perjuangan melawan kekejaman Israel. "Semoga yang meninggal di medan perang menjadi mujahid. Kami hanya bisa memanjatkan doa bagi warga Palestina yang sudah gugur," terangnya.
Aksi IPNU Sumenep ini diakhiri dengan pembakaran Bendera Israel, yang disaksikan seluruh warga yang melintas di Jl Trunojoyo, depan Taman Adipura, Kota Sumenep.
Adapun di Sampang, aktivis PMII menggalang dana untuk dikirimkan ke Gaza. Aktivis PMII Sampang Zainal Alim mengatakan, aksi penggalangan dana tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban saudaranya di Palestina yang diserang Israel.
"Aksi penggalangan dana tersebut terus akan dilakukan selama lima hari ke depan dan akan disalurkan melalui kantong-kantong yang dapat menyalurkan bantuan ke Palestina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




