SUMENEP (bangsaonline) - Akhirnya seragam batik motif Madura untuk pelajar tingkat SMP dibagikan kepada siswa kelas delapan. Sebelumnya, setahun lalu, seragam batik yang dipesan sekolah kepada koperasi tertentu di Kabupaten Sumenep, tidak kunjung datang. Sehingga seluruh siswa SMP selama satu tahun terpaksa tidak menggunakan seragam batik.
Kasek SMPN 1 Dasuk Trenggono mengatakan, penggunaan seragam batik motif Madura untuk pelajar, berdasarkan seruan Pemkab Sumenep melalui Dinas Pendidikan.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Sehingga pesanan terpaksa dilakukan melalui MKKS (Musyawaran Kerja Kepala SMP) agar terorganisir.
Pesanan tidak segera kunjung datang hingga satu tahun sehingga kepala SMP sekabupaten Sumenep sempat bingung. Padahal seluruh keuangan batik telah dilunasi. “Sekolah terpaksa serta-merta menjelaskan kepada orang tua murid jika batik seragam baru dikirim bulan lalu,” keluhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




