Ketua DPD Golkar Jatim Nyono Suharli, didampingi Ketua Golkar Gresik Ahmad Nurhamim, Bupati Gresik Sambari HR dan KH. Nur Muhammad saat Rakerda. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPD (Dewan Pimpinan Daerah) II Golkar Kabupaten Gresik menggelar Rakerda (Rapat Kerja Daerah) tahun 2017, di Hotel Pesona, Jalan Panglima Sudirman Nomor 01 Gresik, Minggu (2/4/2017).
Rekerda perdana yang diadakan di bawah kepemimpinan Ahmad Nurhamim ini dihadiri oleh sejumlah petinggi pemerintah, partai, ulama, kiai, tokoh masyarakat dan politisi. Di antaranya, Ketua DPD Golkar Jatim yang juga Bupati Jombang Nyono Suharli, Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Penasehat Golkar Gresik KH Nur Muhammad, KH Asad Thoha, KH. Saiful Munir, Ketua DPC PDIP Siti Muafiyah dan petinggi partai lain.
BACA JUGA:
- Gugatan Pilkada Ditolak, KPU Gresik Segera Tetapkan Yani-Alif Jadi Kepala Daerah Terpilih
- MK Bakal Gelar RPH Sidang Sengketa Pilkada Gresik, Pemohon dan Termohon Yakini Dalil Mereka Diterima
- Sidang Gugatan Pilkada Gresik, Irfan: Hakim MK yang Berwenang Menilai Legal Standing Pemohon
- Penggugat Pilkada Gresik Optimis Hakim Lanjutkan Sidang Sampai Putusan
Ketua Golkar Jatim, Nyono Suharli, dalam konferensi persnya usai membuka Rakerda menyatakan bahwa agenda kali ini adalah memutuskan kebijakan-kebijakan strategis yang akan diemban oleh partai berlambang pohon beringin ini.
Kebijakan strategis dimaksud di antaranya, menyiapkan figur guna menghadapi Pilgub (pemilihan gubernur) Jawa Timur pada tahun 2018, Pilpres (pemilu presiden) dan Pileg (pemilu legislatif) 2019 dan Pilkada (pemilihan kepala daerah) Gresik 2020.
Untuk Pilkada Gresik, Nyono memastikan akan mengusung kader sendiri. Namun, untuk sosok kader yang akan diusung menunggu hasil survei.
"Sosok figur Golkar yang akan diusung pada Pilkada Gresik 2020 nanti, bisa jadi akan diputuskan setelah Rakerda kedua yang digelar pada pertengahan kepengurusan," kata Nyono didampingi Ketua DPD II Ahmad Nurhamim dan penasehat Golkar KH. Nur Muhammad.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




