Kendaraan bus yang akan membawa para anggota dewan menuju pulau dewata saat parkir di halaman gedung DPRD Kota Kediri.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Kota Kediri yang tergabung dalan Panitia Khusus (Pansus) Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota melakukan studi banding ke Pulau Dewata Provinsi Bali. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk menambah bahan dalam rapat kerja pansus BPR yang sempat tertunda.
Ketua Pansus Nurudin Hasan mengatakan, sebelumnya memang sudah dilakukan Pansus BPR. Namun karena belum ada kesiapan dari PD BPR Kota akhirnya Pansus tersebut ditunda.
BACA JUGA:
- APBD 2026 Disahkan, Wali Kota Kediri Tekankan Penguatan Layanan Dasar untuk Warga
- RAPBD 2026: Wali Kota Kediri Dorong Ekonomi dan Infrastruktur Berkelanjutan
- Hadiri PAW Anggota DPRD Kota Kediri, Gus Qowim: Mari Perkuat Kebersamaan Membangun Daerah
- Pelajari Strategi Pemasaran Produk Unggulan Daerah, DPRD Bojonegoro Kunjungi Kediri
"Dan studi banding di BPR Bali ini untuk menambah bahan dalam pansus nanti," kata Nurudin pada wartawan seblum berangkat, Kamis (16/2).
Study banding ini sempat membuat salah satu anggota Pansus Yudi Ayubchan kecewa. Pasalnya adanya perubahan dari Pansus menjadi Kunker ini tidak ada pemberitahuan. Bahkan dia menduga jika perubahan ini tidak dirapatkan dalam Banmus atau paripurna.
Sekwan DPRD Kota Kediri Rahmat Basuki mengatakan jika kunjungan kerja anggota pansus ini dilakukan selama 3 hari, dan ia juga membantah jika tidak memberitahukan agenda tersebut ke seluruh anggota Pansus tentang perubahan atau pun kunjungan kerja tersebut. (rif/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




