Dirut PG, Nugroho Christijanto dan Bupati Bojonegoro, Suyoto ketika tanam perdana padi. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas padi, PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), mengembangkan teknologi budidaya tanaman padi dengan memberikan kawalan lengkap kepada petani.
Pengawalan ini meliputi serangkaian kebutuhan sarana produksi padi seperti benih, pupuk, pembenahan tanah, dan pestisida.
BACA JUGA:
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
- Gelar Safari Ramadhan, Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk Masjid dan Ponpes
Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan, bahwa teknologi budidaya padi PG ini mampu meningkatkan produktivitas padi dan merupakan hasil inovasi PG dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Tidak hanya pupuk, kawalan kami juga meliputi benih, pembenahan tanah, dan pengendalian hama,” ujar Nugroho Christijanto di sela acara tanam perdana padi teknologi PG di lahan sawah milik Kelompok Tani Trubus Makaryo di Desa Mojorano, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (1/11).
Secara teknis, teknologi budidaya padi yang disediakan oleh PG ini diawali dengan melakukan analisis tanah dengan memanfaatkan fasilitas mobil uji tanah.
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah, sehingga bisa diperoleh dosis rekomendasi pemupukan yang tepat yang dapat diaplikasikan oleh petani.
Setelah analisis kesuburan tanah, selanjutnya dilakukan persemaian padi dengan menggunakan benih unggul produksi PG, yaitu Petroseed, dan menambahkan produk hayati Potensida sebagai perlakuan benih (seed treatment), untuk meningkatkan ketahanan benih/bibit dari serangan hama dan penyakit serta memenuhi kebutuhan hara bibit.
Setelah pengolahan tanah, dilakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk Petroganik dan Petro-Cas.
Petroganik merupakan pupuk organik yang berfungsi untuk meningkatkan kesuburan tanah, melalui perbaikan kualitas sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.
Sedangkan Petro-Cas bermanfaat sebagai sumber unsur hara Kalsium dan Sulfur untuk tanaman padi, sekaligus meningkatkan pH tanah. "Keduanya merupakan produk hasil riset PG," paparnya.
Kegiatan pemupukan susulan dilakukan dengan mengaplikasikan pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro, yaitu NPK Phonska Plus (non-subsidi).
Disebut NPK Phonska Plus karena dalam pupuk NPK tersebut terdapat tambahan kandungan unsur hara mikro yaitu Seng (Zn) dan Sulfur (S) yang sangat esensial bagi tanaman.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




